Sayap Kertas
Mari berekspresi melalui puisi, mari menikmati puisiArsip untuk mixed english indo
Sebuah Pengakuan
Every time I witness the yellowish cloudy evening, I write your name on my heart
Listen deeply to the sad themed song is an answer for my tears
Bau ilalang di tengah padang menggantar punggungmu
Kau menyelinap dalam barisannya kemudian menghilang
Million miles away, I’ve tried to look for your face in the crowd
Nothing I found, unless those people with no heart, are they?
Bermain sandiwara denganmu kadang menyakitkan,
tapi lebih menyakitkan lagi ketika kehilangan satu-satunya lawan main
I don’t like our confession, when we said we miss each other
Because each time those words came out, I don’t want to think about anything else but you
Jarak yang membentang ini akankah menyudahi kita?
aku tak pernah ingin tahu jawabannya
Di balik puisi,
teruntuk sahabat2ku. Apakah makna persahabtan bagiku? sungguh lebih dari kata2 yang ku-ukir di sini. Persahabatan kadang memang tak semanis cerita-cerita di film ataupun komik
Sedang aku ini adalah pribadi imajinatif yang begitu naif (bisa2nya) sehingga bagiku persahabatan adalah sebuah rasa sakral yang setara dengan hubungan percintaan lawan jenis. Pengalamanku sendiri, aku mengalami yang namanya datang dan perginya sahabat-sahabat. Seperti apapun janji setia yang pernah diucapkan, waktu terus berjalan, hidup terus mengalir, lalu sepertinya janji itu hanya sebatas bisik kata yang pernah menguatkan dua jiwa untuk melangkah ke jenjang hidup selanjutnya. Aku selalu berusaha lapang ketika melepas pergi seorang sahabat yang melangkah jauh dari panggung kecilku ini. Tapi aku tak mau menyangkal juga kalau kepedihan itu memang akan tertinggal. Kesemuanya itu membentuk sebuah kenangan manis pahit yang akan terus kusyukuri