Sayap Kertas

Mari berekspresi melalui puisi, mari menikmati puisi

Sepercik Sukacita

Lonceng gereja memainkan irama pelangi

Aku menari bersama ilalang

Gairahku membumbung memenuhi angkasa, seolah ingin mengintip di balik pintu surga

Sukacita bagai percikan air yang dihadiahkan oleh Tuhan pada manusia

Sesaat kehadirannya, memulihkan luka yang telah lama bersembunyi

 

Di balik puisi,

Sudah lama aku tida menulis! (menulis puisi), sepertinya kemampuanku mulai mengendur, kata-kata inspiratif yang biasa mengalir bagai air, sekarang seperti ballpen yang tersendat-sendat. Tak tahu menagapa, mungkin karena belakangan ini aku dirundungi oleh banyak kegiatan. Waktu luang yang biasanya kuisi dengan hal-hal kreatif kini tergantikan oleh rutinitas mengerjakan tugas dan bekerja part-time. Ah..aku rindu meramu warna kata yang bisa membuatku kembali memaknainya. Tulisan hari ini hanya sebuah ungkapan sederhana perasaan hatiku. Semoga bisa dinikmati…

 

 

No comments yet»

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.