Sayap Kertas

Mari berekspresi melalui puisi, mari menikmati puisi

Rasa yang tak bernama

Hatiku menerawang, meminta pada sunyi untuk meredam hasratku, api dalam mataku yang jatuh berkejaran

Mimpiku, apakah sebuah pelarian dari sebuah kosong yang membumbung tinggi di dalam dada?

Hidupku terperangkap oleh bayang rembulan, aku hanya bisa menatap lepas kepada nirwana yang adalah anganku semata

Menahan air mata yang jatuh setiap kali dunia mengguncang mimpi-mimpiku

Bagaikan serpihan dandelion, ia terbang, menyisakanku gejolak tengah malam

Oh Tuhan, bila tak ada lagi yang berdiri di sampingku, bila tak ada lagi yang akan memapahku,

berikan aku setidaknya langit malam, agar keindahannya memberikan makna pada kehidupanku

No comments yet»

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.