Sayap Kertas

Mari berekspresi melalui puisi, mari menikmati puisi

Cerita Musim Panas

Bianglala malam memutar kelap kelip dalam sinar matamu,hentikan langkahku untuk mengejar titik titik ilusimu
Baling-baling merah yang kau hadiahkan, masih berputar di luar jendela
mengembalikan alur waktu ketika air mata kita saling bertemu

Kau tapakkan kakimu pada seutas asa usang, berjalan lurus, menuju rembulan
walau pada detik berikutnya kau tahu, dirimu akan terjatuh menyusul dedaunan Ginko
namun kau tetap percaya bahwa aku ada di sana menangkapmu dengan kedua tanganku

Ekspresi terbaikmu ialah tawa bersama cucuran air mata
Kita bergandengan,menguatkan diri masing-masing yang hampir diterbangkan angin musim panas
Tak pernah singgah pada pikiranku
bahwa musim panas kali ini harus kulewati sendiri

Menjelajahi langit biru, bermandikan matahari seorang diri
Angin ini mengingatkan ku akanmu, sewaktu keceriaan kita membentuk pelangi di lengkung wajah cemberut

Kisah kita seperti baling-baling merah yang ditiup angin musim panas
berputar ke sana ke mari, menyebarkan aroma matahari

 

No comments yet»

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.