Sayap Kertas

Mari berekspresi melalui puisi, mari menikmati puisi

Danau Violet

Permukaan danau berpendar, mengisahkan rembulan pucat yang sedang menangis
Pinggir danau bergetar, rumput hijau disibakkan angin lirih

Langkahmu bak alunan kecapi
yang menyelebungi kabut malam, mengartikan jantung hati

Malam memainkan syair sunyi, dan di situ kau berdiri
meresapi sepercik pedih sama seperti Nona rembulan

Duka satu hari menyelimuti gelora mimpi
Jalan panjang yang berbinar menjadi kabur, tak nampak lagi ujungnya

Mahluk-mahluk hutan menertawai
kejujuran nuranimu yang tak lagi dimaknai

Tak ada lagi bagimu, pelabuhan untuk kembali
karena kau tahu, bahwa rumahmu telah dikebumikan

Danau Violet, dalam hening kau menanti
mencari angin yang setidaknya masih percaya pada mimpi-mimpimu

 

Di balik puisi,

Memasuki tahun yang baru, aku dibakar oleh semangat baru. Semangat baru itu adalah sebuah mimpi masa kecil yang sempat kupendam dalam-dalam, namun ia kadang kembali mengisi makna kehidupanku. Sesal padaku karena berpikir bahwa mimpi itu hanyalah mimpi yang jauh dari realisasi, namun setelah aku menggelutinya kembali, di dalam hati kecilku ada gairah yang tak terkatakan. Apakah mimpi itu? hmm aku belum mampu menjabarkannya secara detail di sini, aku tak mau terlalu mengumbar juga. Yang penting aku mau berusaha sekuat tenaga mulai sekarang untuk meraihnya. Memang kadang aku juga dihadapkan oleh alasan2 negatif seperti mengingat usiaku yang makin bertambah di mana sudah seharusnya bagiku dapat menghidupi diri sendiri dan bukan lagi mengejar mimpi itu, juga komentar dari teman yang mengatakan bahwa mimpiku akan sulit kuraih. Terlepas dari semua itu aku percaya bahwa ini adalah passion-ku…makna dari diriku :) jadi curhat deh…

3 Komentar»

  Rafael Yanuar wrote @

Aku juga, impian yang selama ini aku pendam karena merasa tak percaya diri kini coba kubagi. Dan jalan tercepat dalam mencapai impianku adalah apresiasi terbaik dari teman-teman terbaikku :) . Karena itu, datanglah ke yanuar1319.wordpress.com, di sana ada 4 (baru 4) link download musikalisasi puisi Rafael Yanuar, meski direkam hanya dengan gitar bolong dan suara cempreng, semoga masih bisa dinikmati :’(.

Cita-cita Lisna apa? ;) . Aku yakin, mengejar impian adalah kebahagiaan dalam hidup, karena di sana ada gairah dan harapan. Aku tak akan memberi kata-kata berlebihan karena aku bukan motivator ulung, tapi aku pasti akan mendukungmu dalam meraih cita :) .

Yap! Tahun baru, semangat baru, pencapaian baru dalam hidup ;) . Semoga tertuntas dalam bahagia, Lisna :) . Selamat berjuang!

  Ai Lee wrote @

Raf :)
aku baru mendengar semua lagumu, wah tak menyangka sungguh kau punya talenta lain selain bersajak!
Soal mimpiku kalau sampai terwujud, kau akan jadi orang pertama yang kuberitahu ;)
jalanku masih panjang mungkin butuh 4-5 tahun lagi atau bahkan lebih aku tak tahu…yang jelas semoga entah itu 10 tahun lagi kita masih tetap bersua di dunia maya :)

Mari berjuang bersama! ganbatte!

  Rafael Yanuar wrote @

Amin.

Iya, barangkali 10 tahun lagi persahabatan kita menembus ruang maya ;p. Kita bisa bersua lepas dari batasan layar monitor. Siapa tahu :) . Aku mungkin jarang bisa mengirim komentar di Sayap Kertas, tapi percayalah, aku selalu betah berlama-lama disini (karena, seperti kebanyakan orang, aku suka bingung kalau berkomentar di “rumah puisi” :) )

Mari berjuang, Ai, semoga tercapai segala cita. Amin :)


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.