Sayap Kertas
Mari berekspresi melalui puisi, mari menikmati puisiArsip untuk Januari, 2011
Cerita Musim Panas
Bianglala malam memutar kelap kelip dalam sinar matamu,hentikan langkahku untuk mengejar titik titik ilusimu
Baling-baling merah yang kau hadiahkan, masih berputar di luar jendela
mengembalikan alur waktu ketika air mata kita saling bertemu
Kau tapakkan kakimu pada seutas asa usang, berjalan lurus, menuju rembulan
walau pada detik berikutnya kau tahu, dirimu akan terjatuh menyusul dedaunan Ginko
namun kau tetap percaya bahwa aku ada di sana menangkapmu dengan kedua tanganku
Ekspresi terbaikmu ialah tawa bersama cucuran air mata
Kita bergandengan,menguatkan diri masing-masing yang hampir diterbangkan angin musim panas
Tak pernah singgah pada pikiranku
bahwa musim panas kali ini harus kulewati sendiri
Menjelajahi langit biru, bermandikan matahari seorang diri
Angin ini mengingatkan ku akanmu, sewaktu keceriaan kita membentuk pelangi di lengkung wajah cemberut
Kisah kita seperti baling-baling merah yang ditiup angin musim panas
berputar ke sana ke mari, menyebarkan aroma matahari