Sayap Kertas
Mari berekspresi melalui puisi, mari menikmati puisiArsip untuk Desember 22, 2010
Red
Nothing I can do, when the night sky betrays me
Each time I looked at you, the stars are kissing your soul
Each time I felt you, the cool breeze is hugging you with passion
Moon, oh the lonely moon…
Could you hide for a while?
I’m seeking for the night to swallows me
I’m longing to unified with the darkness
Let my spirit be blind!
Hence I couldn’t witness the time you set the blade deep into my heart
Run and tell the stars, that I want to borrow the sky
Just only one night, to vanish my jewel of love
Ohh at the end of the sky yet I found you…
Carrying my bloody heart
Squeeze it right in front of my very eyes
Coloring my night…
with red
Di balik sajak,
Kutulis beberapa waktu lalu. Cinta bagiku bisa berubah menjadi hal yang mengerikan, apalagi yang namanya mencintai seseorang. Di sini artian mencintai seseorang bukan hanya ditujukkan untuk kekasih saja namun bisa kepada siapapun yang memiliki hubungan dekat dengan kita. Aku bukan orang yang akan menderita karena cinta, sepertinya…daripada memikirkan cinta dan segala misterinya, aku lebih memilih mendengar lagu “Bleeding Love” nya Leona Lewis. Mencintai adalah hal yang begitu sulit, aku salut kepada mereka yang bisa mencintai tanpa pernah komplain atau menuntut balasan setimpal. Apa ada cinta yang murni begitu saja? yang mengalir apa adanya? Sejujurnya aku skeptic terhadap cinta yang tulus dalam kehidupan manusia. Untuk artian cinta sejati dan tulus, aku hanya percaya pada cinta Tuhan untuk kita, manusia yang penuh dosa ini (tersenyum miris). Hahaha rasanya aku punya bakat jadi penulis novel psycho romance (jadi teringat komentar teman persajakan, ko Mitsu) kalau begini terus. Mungkin pemikiran seperti ini bisa berubah di waktu yang akan mendatang…jika sudah kutemukan cinta sejati itu